Cerita dari kantor
Sudah beberapa bulan aku ngantor di Seongsu-dong. Tiap pagi jalan melewati tembok bata merah ke kantor, siang hari nyasar ke gang-gang sempit cari warung langganan. Tapi belakangan ini, di perjalanan pulang selalu ada perasaan yang aneh.
Tanpa sadar cabut earphone — eh, yang terdengar di sekitarku ternyata bukan bahasa Korea. Ada Jepang, Inggris, Mandarin — bahkan bahasa-bahasa yang sama sekali nggak aku kenal. Rasanya aneh banget, berdiri di tengah kawasan biasa di Korea tapi malah merasa kayak orang asing. Sebetulnya kenapa ya, orang-orang dari seluruh dunia begitu tergila-gila sama gang-gang bekas pabrik tua ini?
Beda banget dari 10 tahun lalu
Sebetulnya Seongsu-dong dulunya bukan kawasan kafe-kafe cantik. Ini adalah kawasan industri setengah jadi — suara mesin berderu dan bau kulit ada di mana-mana. Obrolan makan siang bareng tim bikin aku makin sadar betapa drastisnya perubahan ini.
Denver (Developer): "Seongsu 10 tahun lalu? Wah, berubah total deh. Menurutku justru 'vibe' yang unik itu — pabrik-pabrik tua yang terselip di antara gedung tinggi — yang bikin Seongsu punya karakter sendiri. Awalnya kita pilih sini karena kawasan industri, tapi sekarang tiap hari kerja rasanya kayak di-'teleport' ke tengah-tengah hotspot global."
Seperti kata Denver, daya tarik Seongsu-dong ada di "jejak-jejak yang tidak terhapus". Kalau kawasan lain meruntuhkan yang lama untuk membangun yang baru, Seongsu-dong mempertahankan rangka pabrik-pabriknya dan mengisinya dengan budaya baru. Perpaduan kontras antara tembok bata tua dan pop-up store kekinian — inilah yang dilihat wisatawan asing sebagai "paling Korea sekaligus paling keren".
Yang benar-benar bisa menikmati Seongsu-dong adalah mereka yang merayakan "kontras" ini. Pagi-pagi ngopi kopi pekat di kafe dari gudang tua yang direnovasi, siang harinya jalan ke pop-up store brand global yang megah di gedung sebelah. Kalau gang-gang yang ramai mulai terasa sesak, tinggal jalan kaki 5 menit ke Seoul Forest (서울숲). Di sebelah hutan gedung pencakar langit dan kawasan pabrik, terbentang hamparan hijau seluas Central Park New York — kejutan dramatis inilah yang bikin pengalaman Seongsu jadi lengkap.
Angka yang membuktikan segalanya
Ini bukan sekadar perasaan — angkanya sudah berbicara. Tahun 2018, Seongsu-dong dikunjungi sekitar 60.000 wisatawan asing. Di tahun 2024, angka itu melonjak ke lebih dari 3 juta — naik 50 kali lipat hanya dalam 6 tahun.12 Sekarang mendengar kalau setengah pelanggan Olive Young Seongsu adalah wisatawan asing pun sudah nggak mengejutkan lagi.3
Alasan Seongsu-dong bukan tipe tempat "sekali kunjung langsung lupa" adalah kecepatannya berubah. Kalau Myeong-dong atau Insadong menjaga pesona tradisional Korea, Seongsu-dong menampilkan "Korea saat ini" dengan puluhan pop-up store yang buka dan tutup tiap minggu. Toko yang kamu lihat minggu ini bisa saja sudah hilang minggu depan, digantikan brand yang sama sekali baru. Rasa "kalau nggak sekarang bakal kelewatan" inilah yang terus menarik orang datang lagi dan lagi.
Kenapa SEDA menunggumu di Seongsu-dong
SEDA memilih berkantor di Seongsu-dong juga karena energi unik ini. Seperti kawasan tempat warisan industri dan teknologi masa depan hidup berdampingan, SEDA pun ingin jadi jembatan yang membantu mimpimu ke Korea dengan teknologi paling modern.
Mungkin suatu hari nanti, kamu akan memulai langkah pertamamu di Korea di sebuah workshop di Seongsu-dong. Saat itu tiba, yang kamu lihat bukan sekadar tempat kerja yang berat. Ini juga adalah "tempat impian" yang banyak orang ingin kunjungi seumur hidup — tempat masa lalu dan masa kini Korea bertemu paling hangat.
Untuk mempersiapkan masa depan yang menarik itu, coba pelajari satu kalimat Korea lagi bersama SEDA hari ini, yuk? Sampai hari kamu bisa pesan di kafe Seongsu-dong dengan santai dan nongkrong sama teman-teman Korea — tim SEDA akan terus ada di suatu sudut gang Seongsu-dong ini, menyemangatimu.
Ada teman yang pengen kamu ajak jalan-jalan bareng di gang-gang Seongsu-dong? Share artikel ini dan mulai rencanakan pertemuan kalian di Korea segera!
- 헤럴드경제, "2025년 성수동 외국인 방문객 500만 돌파 예상...카드 결제액 1315억", 2025, https://biz.heraldcorp.com/article/10550616
- 올리브영N 성수 방문객 내국인·외국인 비율 5:5 (2025년 관련 보도 기반)
- 한국관광공사, 이동통신 데이터 기반 성동구 국가별 외국인 방문 현황, 2024
Footnotes
-
한국경제, "한국 도착하자마자 왔다…빵집도 감자탕집도 외국인 천지", 2025.10.21, https://www.hankyung.com/article/2025102130477 ↩
-
네이트뉴스, "서울 성수동, 작년 2900만명 찾았다…외국인 300만명", 2025.08.26, https://news.nate.com/view/20250826n22811 ↩
-
LGU+ 데이터플러스 빅데이터 기반 성수동 방문객 분석, 2025년 상반기 ↩



