Life in Korea

Balasan "ㅇㅇ" Bukan Berarti Dia Marah — Cara Membaca "Suhu" KakaoTalk Teman Korea-mu

Kamu kirim pesan panjang penuh perhatian, balasannya cuma dua huruf: 'ㅇㅇ'. Lagi ngambek, atau sekadar sibuk? Teman, gebetan, grup chat, sampai bos — yuk baca 'suhu' yang mengalir dalam cara orang Korea chatting sekarang.

Kamu kirim pesan panjang penuh perhatian, balasannya cuma dua huruf kecil: "ㅇㅇ". Lagi ngambek, atau cuma sibuk? Akhirnya kamu menatap layar beberapa menit. Ada "suhu" yang mengalir dalam cara orang Korea chatting, sesuatu yang tidak pernah kelihatan dari jumlah huruf. Yuk kita baca bareng, seperti teman yang ikut nyandar di bahumu.

Jam 11 malam. Kamu kumpulkan keberanian buat ngirim pesan panjang ke teman Korea favoritmu.

Kamu: Akhir pekan ini kosong nggak? Mau nonton pameran itu bareng? Katanya ada tempat makan enak juga di dekat situ ㅎㅎ

(ㅎㅎ, heu-heu — tawa kecil lembut sambil senyum, seperti "hehe" yang halus.)

Tiga menit kemudian. Bunyi "ding", balasannya muncul.

Temanmu: ㅇㅇ

…Cuma itu. (ㅇㅇ, eung-eung — kira-kira "iya / oke.") Tanpa titik, tanpa emoji, satu 'ㅋㅋ' (kk — "haha"-nya orang Korea) pun nggak ada. Cuma dua huruf.

Dan pikiranmu langsung ngebut. Dia kesal sama aku ya? Nggak mau pergi? Aku salah ngomong sesuatu ya? Kamu scroll ke atas, baca ulang pesan yang barusan kamu kirim. Kamu tap 프사 (peu-sa — singkatan dari "foto profil") buat lihat ada yang berubah nggak. Kamu memicingkan mata ke 상메 (sang-me — status singkat di bawah namanya) cari-cari makna tersembunyi.

Oke. Aku kasih kesimpulannya duluan biar kamu lega: teman itu hampir 100% nggak lagi ngambek. Dia cuma ngetik pakai satu jempol — sambil nonton Netflix setengah merhatiin, atau lagi rebahan di kasur.

Ada satu lapisan dalam cara chatting orang Korea yang awalnya nggak pernah ketangkap sama teman-teman asing. Suhu sebuah pesan sama sekali nggak ada hubungannya sama panjangnya. Pendek bukan berarti dingin. Panjang bukan berarti hangat. Suhu yang sebenarnya sembunyi di tempat lain. Hari ini, yuk kita cari di mana.


'ㅇㅇ' Itu Nggak Dingin — Artinya "Aku Balas Secepat yang Aku Bisa"

Pertama, ini dulu. Orang Korea diam-diam serius banget soal kecepatan balas.

Ada alasan yang agak sedih (?) di baliknya. Di Korea, begitu kamu baca sebuah pesan, angka '1' kecil di samping bubble chat langsung hilang. Artinya kamu sudah baca atau belum, lawan bicaramu kelihatan semua. Jadi kalau kamu baca lalu diam saja, keheningan itu sendiri kebaca sebagai sinyal. Balas cepat jadi cara buat bilang, "aku lagi merhatiin kamu, kok."

Makanya, begitu ada satu jari yang nganggur, langkah pertamanya adalah balasan konsonan.

"Iya! Mau banget, ketemu pas itu ya 😆" — butuh 7 detik buat ngetik "ㅇㅇ" — 0,5 detik

'ㅇㅇ' menghemat 6,5 detik itu tapi tetap menyampaikan "pesanmu kelihat, gas" dalam setengah detik. Itu bukan males. Kalau ada apa-apa, justru dialah yang merespons paling cepat.

Balasan-balasan pendek yang berseliweran di chat Korea belakangan ini punya nuansa yang beda-beda tipis. Nggak usah maksa hafalin — rasain aja vibe-nya.

  • ㅇㅇ / 응 (eung) / 응응 (eung-eung) — semuanya "iya", tapi makin banyak hurufnya makin hangat sedikit. 'ㅇㅇ' itu cool dan singkat; '응응' itu lembut dan gemes.
  • ㅇㅋ (o-k) — "oke". Hampir sama persis sama OK bahasa Inggris.
  • ㅇㅋㅇㅋ (o-k-o-k) — "oke oke", lebih ringan dan agak lebih semangat.
  • ㄱㅅ (gam-sa, dari 감사) — "makasih", dilempar santai.
  • ㅇㅈ (in-jeong, dari 인정) — "setuju / bener banget". Kalau bilang "ㅇㅈ ㅇㅈ" artinya "setuju seratus persen".
  • ㄴㄴ (no-no) — "nggak nggak", penolakan yang halus.

Jangan coba hafalin seluruh daftar. Cukup bawa satu insting ini: balasan konsonan = reaksi cepat dari orang yang lagi sibuk tangannya. Itu sudah cukup.

Soalnya kalau orang Korea benar-benar lagi kesal, sinyalnya sama sekali nggak kayak gini. Yang itu nanti aku tunjukin sebentar lagi.


Suhu Itu Ada di Satu Titik, di Satu Konsonan Akhir

Oke, ini bagian yang sesungguhnya. Suhu sebuah pesan Korea ditentukan di tiga tempat — titik, konsonan akhir (받침, batchim), dan emoji. Bukan jumlah huruf.

Ambil kata yang sama, "알겠어" (algesseo — "ngerti"). Cara kamu mengakhirinya benar-benar mengubah suasananya.

알겠어 — netral. Biasa aja. 알겠어! — cerah. Kelihatan senang. 알겠어~ — lembut, santai. Sering dipakai antar teman dekat. 알겠어. — …eh, tunggu. Cuma satu titik, dan tiba-tiba suasananya jadi dingin.

Yang terakhir itu. Antar orang Korea, satu titik yang rapi dan tegas di chat santai antar teman akan kebaca, nyaris secara nggak sadar, sebagai lho, dia lagi jaga jarak ya? Titik itu nggak "salah". Cuma, di chat ringan dan akrab orang jarang pakai itu — jadi pas dia muncul, dia menonjol. Alasan yang sama kenapa 'ㅇㅇ.' lebih bikin kepikiran daripada 'ㅇㅇ' polos.

Satu konsonan akhir juga kerja keras, lho. Yang paling terkenal adalah trio "네" (ne — "iya").

네 (ne) — standar dasar. Aman. 넵 (nep) — nada paling aman dari semuanya. Jatuhnya rapi, seperti "ngerti, langsung kerjain". (Bunyi ㅂ/p tambahan itu bikin terdengar tegas.) 넹 (neng) — akrab dan lembut-empuk. Buat orang yang kamu udah nyaman. 네. (ne.) — hati-hati. "네" dengan titik gampang kebaca jadi orang ini lagi bad mood ya?

Entah kamu lagi chat sama 부장님 (bujang-nim — kepala departemenmu) atau sama teman, kalau lagi bingung cukup inget satu kata "넵" aja udah nyaris nggak bakal salah. Sopan tapi nggak berat, cepat, aman dipakai di mana saja. Ini balasan serbaguna yang dilempar pekerja kantoran Korea puluhan kali sehari.


Jadi, Gimana Tahu Kalau Dia Benar-Benar Kesal?

Sampai sini kamu mungkin mulai cemas. Oke, terus gimana caranya tahu kalau dia beneran marah? Kabar baiknya: sinyalnya cukup jelas. Teman, rekan kerja, atau gebetan — polanya nyaris sama. Cukup inget empat hal.

1) Gaya bicaranya tiba-tiba berubah. Teman yang biasanya "ㅇㅋㅋ oke~", suatu hari tiba-tiba kaku ngelempar "알겠어." dengan titik yang tegas — dia agak dingin tuh. Ada versi yang lebih keras lagi. Kalau kalian biasanya ngobrol pakai 반말 (banmal — bahasa santai, setara) yang akrab lalu dia mendadak ganti ke bentuk formal "네 알겠습니다." (ne algesseumnida — "Iya, saya mengerti.") buat jaga jarak — itu sinyal beneran. Orang Korea kalau marah justru sering makin sopan seiring makin dingin. Sopan yang mendadak itu justru sinyal yang lebih serem.

2) Dia baca tapi nggak balas. (읽씹) Angka '1' hilang (= dia udah baca), tapi nggak ada balasan. Ini yang terkenal namanya 읽씹 (ikssip — "baca lalu cuekin", dari 읽다 "baca" + 씹다 "mengabaikan"). 'ㅇㅇ' artinya "sibuk", tapi 읽씹 bisa lebih condong ke sekarang aku lagi nggak pengen ngobrol sama kamu. Oh ya, sengaja membiarkannya tetap belum dibaca — 안읽씹 (an-ikssip — "dibiarkan belum dibuka") — biasanya cuma "belum ngecek HP" atau "lagi sibuk banget", jadi nggak perlu dipikirin seserius 읽씹.

3) Emoji-nya menghilang. Orang Korea pakai emoji dan stiker kayak pelumas — buat mencairkan suasana, melembutkan kalimat yang ketus. Kalau orang yang biasanya nembakin stiker dan meme tiba-tiba kering, cuma teks doang, itu bisa berarti ada yang lagi mengganjal di suatu tempat.

4) Muncul satu 'ㅎ' sendirian. Yang ini benar-benar cuma nyambung antar orang Korea. 'ㅋㅋㅋㅋ' itu tawa beneran — tapi satu 'ㅎ' tunggal (heu) lebih dekat ke nggak ada yang mau dibilang atau speechless. Satu 'ㅋ' tunggal juga sama. Kalau 'ㅋㅋㅋㅋ' itu ngakak, satu 'ㅋ' sering berarti "ketawa basa-basi" atau "terus, kamu mau aku gimana". Kalau huruf-huruf tawanya menyusut, kehangatannya biasanya ikut menyusut.

Intinya: keempat hal ini soal "berubah dari yang biasanya". Teman yang dari dulu memang cuma ngirim 'ㅇㅇ', terus ngirim 'ㅇㅇ' ke kamu, ya itu cuma seperti biasa aja. Tenang.


Adegan-Adegan Ini, Pasti Pernah Kamu Alami Setidaknya Sekali?

Ini situasi yang paling sering ditanyakan teman-teman asing ke aku.

🥹 (Gebetan tiba-tiba cuma ngirim '네.' — udah dingin ya)

Yang ini… memang layak diperhatiin. Tapi poinnya bukan titiknya itu sendiri — melainkan bedanya sama yang biasanya. Kalau kalian lagi seru-serunya 'ㅋㅋ' dan emoji beterbangan, lalu suatu hari mendadak berubah jadi balasan pendek bertitik, suhunya mungkin turun. Tapi kalau orang itu dari awal memang tipe ketus yang cuma 'ㅇㅇ' sama '네.'? Ya dia emang orangnya gitu. Jangan habisin 30 menit ngeperes jiwa buat itu.

🤔 (Rekan kerja ngirim '넵' — lagi males ya)

Sama sekali nggak. '넵' justru balasan yang paling rapi dan kooperatif. "Kedengeran, aku kerjain" — persis itu maksudnya. Di kantor Korea, '넵' itu hampir setara pujian. Tenang aja.

😣 (Nyapa di grup chat tapi nggak ada yang balas — semua benci aku ya)

Nggak kok, ini cuma pemandangan default sebuah 단톡방 Korea (dan-tok-bang — ruang grup chat KakaoTalk). Sapaan atau pengumuman di grup chat sering banget dibaca semua orang tapi nggak dibalas siapa-siapa. Kalau satu orang jawab, ngiringnya serentetan 'ㅎㅇㅎㅇ' (hi-hi); kalau nggak ada yang jawab, semua diam bareng. Ini bukan soal pribadi — grup chat memang udah dianggap tempat yang sunyi. Kalau benar-benar mau kenal seseorang, japri 1:1 aja. Kamu bakal kaget betapa hangatnya mereka membalas.


Pada Akhirnya, Cukup Tahu "Kebiasaan" Dia

Suhu chatting orang Korea, sebenarnya bisa diringkas dalam satu kalimat.

Pendek bukan berarti ngambek. Suhu datang dari titik, konsonan akhir, dan emoji. Sinyal yang sebenarnya muncul "saat ada yang berubah dari biasanya".

Jadi cara paling pasti adalah sekadar mengenali nada normal seseorang. Ada orang yang dari dulu cuma ngetik 'ㅇㅇ'. Ada yang selalu nambahin titik. Ada yang nggak bisa ngomong tanpa emoji. Begitu kamu tahu "kebiasaannya", momen pas dia berubah jadi kelihatan. Dia kesal atau nggak, di situlah terungkap dengan sendirinya.

Dan jujur, ini sebenarnya bukan soal KakaoTalk. Jadi dekat sama orang Korea itu bukan soal mengurai tiap kata satu per satu — melainkan belajar membaca "serat" seseorang. Sebuah perubahan dalam serat itu selalu memberitahumu lebih banyak daripada kata-katanya. KakaoTalk kebetulan saja jadi panggung kecil yang pas buat melatih membacanya.

Jadi kalau kamu pernah menghabiskan 30 menit galau "aku salah apa ya" di depan 'ㅇㅇ' dua huruf dari teman Korea — mulai hari ini, kamu boleh hemat waktu itu. Sembilan dari sepuluh kali, dia cuma balas pakai satu tangan, sambil rebahan. Jangan dimasukin ke hati. 🙂


Bagikan tulisan ini ke kenalanmu yang sedang bersiap berangkat ke Korea, ya.

SEDA · Aplikasi belajar EPS-TOPIK

Mulai dengan soal pertama hari ini.

Dengan SEDA, kamu bisa mengerjakan soal yang dibuat dari kosakata dan tata bahasa dalam artikel ini.

App StoreGoogle Play